Teknik Persiapan Ujian yang Efektif untuk Pembelajar Auditori

Pengantar

Pembelajar auditori seringkali kesulitan belajar, dan mereka perlu mengembangkan strategi yang berbeda dari tipe pembelajar lainnya. Jika Anda adalah pembelajar auditori, bacalah terus untuk mendapatkan beberapa tips tentang cara mempersiapkan ujian yang akan membantu Anda mendapatkan nilai yang pantas Anda dapatkan!

Tulis catatan dan kartu belajar.

Buat catatan dan kartu belajar. Anda dapat menggunakan catatan ini untuk belajar, atau bahkan sebagai kartu kilat jika Anda punya waktu sebelum ujian. Kuncinya adalah menulis dengan kata-kata Anda sendiri, bukan kata demi kata dari buku atau situs web. Pastikan catatan Anda sederhana dan mudah dipahami; jangan menulis terlalu banyak informasi di dalamnya (itulah fungsi buku teks). Hindari juga singkatan atau tulisan tangan yang tidak cukup jelas sehingga orang lain tidak dapat membacanya nanti!

Rekam kuliah.

  • Gunakan ponsel Anda untuk merekam kuliah.
  • Gunakan perekam digital untuk merekam kuliah.
  • Gunakan perekam suara untuk merekam kuliah.

Catatlah apa yang Anda dengar.

  • Catatlah apa yang Anda dengar. Ini adalah cara yang bagus untuk mendapatkan hasil maksimal dari kuliah Anda, terutama jika Anda berada di lingkungan pembelajaran auditori. Laptop atau perangkat lain sangat penting untuk merekam kuliah sehingga Anda dapat mendengarkannya kembali nanti, tetapi juga bermanfaat untuk mencatat konsep-konsep penting, kata kunci atau frasa, dan poin-poin utama saat disampaikan oleh profesor atau dosen. Mendengarkan kembali akan memungkinkan Anda untuk fokus pada materi yang sedang dibahas daripada berusaha mati-matian untuk mengikuti semua yang terjadi di sekitar Anda!

Membaca dan merangkum catatan kuliah, buku teks, dan materi lain yang dibacakan di kelas.

  • Membaca dan merangkum catatan kuliah, buku teks, dan materi lain yang dibacakan di kelas.
  • Gunakan stabilo untuk menandai konsep atau ide penting.
  • Tuliskan poin-poin utama setiap paragraf pada kerangka yang Anda buat sendiri (atau gunakan yang disediakan oleh instruktur Anda). Menuliskan apa yang Anda pelajari membantu pembelajar auditori untuk mengatur pikiran mereka dengan lebih baik dan menyimpan informasi dengan lebih mudah daripada jika mereka hanya mendengarkan secara pasif sambil mencatat di kertas atau menggunakan laptop. Jika Anda kesulitan memahami pada titik mana pun selama proses ini, ajukan pertanyaan sampai Anda mengerti apa yang dibahas sebelum melanjutkan!

Tempelkan catatan di sekitar ruangan atau rumah Anda untuk mengingatkan diri sendiri tentang konsep-konsep penting.

  • Tempelkan catatan di sekitar ruangan atau rumah Anda untuk mengingatkan diri sendiri tentang konsep-konsep penting.
  • Gunakan stiker, catatan tempel, dan barang-barang berwarna lainnya sebagai pengingat untuk diri sendiri. Ini akan membantu Anda mengingat apa yang harus dilakukan ketika Anda berada dalam situasi yang menegangkan, seperti ujian atau wawancara kerja.

Gunakan teknik mnemonik untuk membantu menghafal fakta, seperti membuat akronim atau menggunakan sajak atau lagu untuk mengingat informasi.

Mnemonik adalah cara yang bagus untuk mengingat informasi. Mnemonik dapat digunakan untuk berbagai hal, mulai dari ejaan, tanggal, dan akronim hingga daftar hal-hal yang ingin Anda hafal. Berikut beberapa contohnya:
  • Akronim – Akronim adalah singkatan yang dibentuk dari huruf awal kata lain (misalnya, "NHS" adalah singkatan dari "National Health Service"). Anda dapat membuat akronim sendiri dengan menggunakan huruf pertama dari setiap kata dalam daftar atau kalimat yang perlu diingat. Misalnya, jika Anda sedang mempelajari planet-planet di tata surya kita, maka menggunakan "My Very Educated Mother Just Served Us Nine Pizzas" dapat membantu Anda mengingat urutannya. Cobalah membuat akronim Anda sendiri!
  • Sajak – Jika kata-kata tidak berima secara alami, cobalah menggabungkannya menggunakan aliterasi – artinya mengulang bunyi seperti 'st' atau 'sh'. Sekali lagi, ini membantu menghafal daftar karena memudahkan kita untuk mengingatnya kembali nanti ketika kita membutuhkannya lagi.”

Ada berbagai cara untuk membantu pembelajar auditori belajar secara efektif.

Ada berbagai cara untuk membantu pembelajar auditori belajar secara efektif. Sebagai pembelajar auditori, Anda mungkin dapat mengingat informasi lebih baik jika Anda mendengarnya sekaligus melihatnya. Misalnya, jika Anda sedang belajar untuk ujian dan ingin mengingat nama-nama kesepuluh amandemen secara berurutan, cobalah mengucapkannya dengan lantang sambil melihatnya di depan Anda. Ini akan membantu memperkuat maknanya dan membuatnya tetap melekat di pikiran Anda saat hari ujian tiba. Teknik efektif lainnya adalah menggunakan alat bantu mnemonik seperti sajak atau lagu yang berisi fakta-fakta penting tentang apa yang perlu diingat—misalnya: “Ibu Saya yang Sangat Terpelajar Baru Saja Menyajikan Nachos untuk Kami.” Jika seseorang bertanya kepada saya siapa yang menulis Hamlet atau di mana dia tinggal (Denmark), saya dapat dengan mudah menjawab karena keduanya berima dengan nachos! Selain itu, pembelajar auditori dapat meningkatkan keterampilan belajar mereka dengan mendengarkan dengan saksama selama kuliah agar tidak melewatkan informasi penting apa pun; mencatat sambil mendengarkan daripada menulis semuanya setelah kelas; mengajukan pertanyaan bila perlu; membaca ulang catatan segera setelah mencatat agar tidak ada yang hilang dalam perjalanan pulang dari sekolah/kerja, dan lain sebagainya…

Kesimpulan

Kunci untuk menjadi pembelajar auditori yang efektif adalah menemukan metode yang paling cocok untuk Anda. Ada banyak cara berbeda untuk belajar dan mempersiapkan ujian, jadi jangan takut untuk bereksperimen dengan berbagai teknik sampai Anda menemukan teknik yang sesuai dengan gaya belajar Anda.

Share:

Teknik Persiapan Ujian yang Efektif untuk Pembelajar Auditori

Pos terkait