Mempersiapkan Pikiran Anak Anda untuk Matematika

Pengantar

Matematika adalah keterampilan yang akan bermanfaat seumur hidup. Semakin cepat Anda mulai mengajarkannya, semakin baik. Itulah mengapa saya di sini untuk membantu Anda mempersiapkan pikiran anak Anda untuk belajar matematika.

Hitung semuanya.

Menghitung adalah keterampilan kunci dalam matematika, dan keterampilan ini dapat diajarkan kepada anak-anak di segala usia. Keterampilan ini penting sepanjang hidup—dan dapat dipelajari dengan berbagai cara. Sama seperti benda-benda yang membantu anak-anak memahami kuantitas dan angka, serta cara menyamakan jumlahnya dengan menambah atau mengurangi. Misalnya, jika Anda memasak bersama anak kecil, biarkan dia menghitung bahan-bahan untuk kue—ini akan membantunya melihat bahwa jika kita memiliki 5 cangkir tepung ditambah 2 sendok teh soda kue, maka resep kita membutuhkan total 7 cangkir; atau jika ada 20 lembar kertas di atas meja dan kita menambahkan 5 halaman lagi dari printer Anda, maka totalnya tersisa 25 lembar.

Teka-teki dan pola

Biarkan imajinasi anak Anda mengembara. Carilah pola di dunia sekitar Anda, dan dorong anak Anda untuk melakukan hal yang sama. Mungkin itu pohon yang telah kehilangan daunnya, atau lubang di trotoar tempat seseorang mencabut sebagian beton. Mungkin itu desain pada baju Anda, atau bagaimana kereta api berjalan di rel saat bergerak. Ada begitu banyak hal yang bisa diperhatikan di sekitar kita! Biarkan mereka berimajinasi bebas dan lihat apa yang akan mereka hasilkan!

Dorong anak-anak untuk bermain permainan matematika seperti teka-teki dan permainan mencocokkan pola seperti ini: http://www.kinderartland.com/puzzle-games/math/. Dan jangan lupakan eksperimen sains! Belajar tentang sains adalah cara yang sangat baik bagi anak-anak (tanpa memandang usia) untuk mengembangkan keterampilan berpikir matematis mereka dengan menggunakan kemampuan penalaran sepanjang eksperimen mereka—dan bersenang-senang saat melakukannya!

Berinteraksilah.

  • Bermain permainan.
  • Buat permainan.
  • Buatlah sebuah permainan.
  • Bermainlah dengan anak Anda, yang akan menikmati aktivitas fisik dan Anda dapat mengamati proses berpikirnya saat mereka bermain.

Tantang mereka.

Untuk mempersiapkan anak Anda menghadapi matematika, Anda perlu melibatkan mereka dalam memecahkan masalah. Sebagai orang tua, ini bisa mudah—Anda secara alami akan mengajukan pertanyaan kepada anak-anak Anda tentang angka dan bentuk saat Anda menjalani hari-hari Anda. Kuncinya adalah memastikan bahwa Anda menantang anak Anda dan bukan hanya mengulang pertanyaan berulang-ulang.

Saat kita mengajarkan konsep baru kepada anak-anak, kita sering memberi mereka terlalu banyak informasi sekaligus. Jika kita memberi tahu anak kita yang berusia empat tahun bahwa ada sembilan koin sen dalam 10 sen, mereka mungkin akan bingung ketika kemudian ditanya berapa banyak uang yang ada dalam $1.25 atau jika seseorang memberi mereka uang seperempat dolar alih-alih kembalian setelah membeli es krim. Alih-alih mengajarkan sistem bilangan atau sistem penghitungan tertentu (seperti basis sepuluh), cobalah fokus pada satu konsep pada satu waktu: pertama ajarkan penjumlahan tanpa membawa angka; kemudian perkenalkan membawa angka; akhirnya izinkan kedua operasi sekaligus dengan meminta siswa untuk menjumlahkan semua angka bersama-sama sebelum menjumlahkan setiap kolom secara individual (misalnya, 9 + 7 + 3 = 20).

Ciptakan lingkungan yang mendukung.

  • Ciptakan lingkungan yang mendukung.

Lingkungan seorang anak dapat memberikan dampak yang sangat besar pada bagaimana mereka merasa tentang diri mereka sendiri dan bagaimana mereka berpikir dan berperilaku di dunia. Cobalah untuk menciptakan lingkungan di mana anak Anda merasa aman, dihargai, nyaman, percaya diri, dan sukses:

  • Pastikan Anda memberikan banyak cinta, perhatian, dan dukungan kepada anak-anak Anda. Hadirkan diri Anda dalam kehidupan mereka!
  • Jangan menekan mereka untuk berhasil atau berprestasi pada tingkat tertentu karena mereka mungkin menjadi cemas atau takut, bukannya bersemangat mempelajari matematika.

Doronglah untuk melakukan dialog internal yang positif.

Doronglah untuk melakukan dialog internal yang positif.

Dalam psikologi, "percakapan batin" adalah cara Anda berbicara kepada diri sendiri tentang diri Anda—pikiran, perasaan, dan tindakan Anda. Dalam hal ini, sangat mirip dengan monolog internal kita. Misalnya: Anda sedang berjalan pulang dari sekolah dan melihat seseorang di kejauhan yang tampak seperti guru Anda. Pikiran Anda bertanya-tanya apakah dia akan memperhatikan jika Anda terlambat atau memberi hukuman karena terlambat? Proses berpikir itu disebut "percakapan batin".

Percakapan batin dapat digunakan sebagai alat untuk hal baik atau buruk tergantung bagaimana kita menggunakannya! Dengan kata lain: Jika kita berpikir negatif tentang diri kita sendiri, maka itu adalah percakapan batin negatif, tetapi jika kita berpikir positif tentang diri kita sendiri, maka itu adalah percakapan batin positif!

Berikan anak-anak pengalaman positif dengan matematika sejak dini karena hal itu dapat membuat perbedaan besar dalam hidup mereka.

Matematika sangat penting untuk segala hal, mulai dari cara Anda berpindah dari titik A ke titik B, hingga memahami cara kerja ponsel Anda. Ini adalah keterampilan yang akan membantu anak Anda menjelajahi dunianya dengan cara yang tidak pernah Anda bayangkan dan bahkan dapat membantu mereka memahami tempat mereka di dalamnya.

Mungkin tampak terlalu dini untuk mengkhawatirkan matematika ketika anak baru mulai prasekolah, tetapi penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang didorong oleh orang tua atau guru sejak usia dini lebih cenderung mengembangkan asosiasi positif dengan matematika di kemudian hari. Ini berarti bahwa dengan mendorong anak Anda sekarang, Anda akan mempersiapkannya untuk sukses di kemudian hari!

Kesimpulan

Tidak ada kata terlalu dini untuk mulai mempersiapkan anak Anda untuk karier yang sukses di bidang matematika. Dengan alat dan pengalaman yang tepat, mereka dapat dipersiapkan untuk unggul di bidang ini.

Share:

Mempersiapkan Pikiran Anak Anda untuk Matematika

Pos terkait