Pengantar
Guru memberikan pekerjaan rumah karena suatu alasan. Meskipun mungkin membuat frustrasi mendengar bahwa anak Anda memiliki pekerjaan rumah, penting untuk memahami mengapa hal ini diperlukan. Selain membantu anak-anak mempelajari hal-hal baru dan mengikuti pelajaran di kelas, pekerjaan rumah mengajarkan mereka keterampilan hidup yang berharga.
Meningkatkan Pembelajaran.
Pekerjaan rumah dapat menjadi bagian penting dari pendidikan anak Anda. Studi menunjukkan bahwa siswa yang secara teratur menyelesaikan pekerjaan rumah mereka cenderung berprestasi lebih baik di sekolah, meskipun nilai mereka tidak menunjukkannya.
Ada beberapa alasan mengapa hal ini benar:
- Pekerjaan rumah memungkinkan pembelajaran dan pengajaran yang individual. Alih-alih menggunakan rencana pelajaran yang sama untuk setiap siswa, guru dapat memberikan umpan balik dan penilaian yang dipersonalisasi berdasarkan kebutuhan dan kemampuan anak Anda.
- Pekerjaan rumah memberi siswa kesempatan untuk mempraktikkan apa yang telah mereka pelajari di kelas. Ini juga memberi mereka waktu untuk mengerjakan soal atau mencapai tingkat penguasaan baru pada mata pelajaran tertentu sebelum melanjutkan ke materi atau topik di kelas (misalnya, jika Anda sedang mempelajari pecahan, Anda mungkin perlu mengerjakan beberapa soal mudah di rumah sebelum mengerjakan soal yang lebih sulit di sekolah). Dengan kata lain, pekerjaan rumah memberi anak-anak yang mungkin kesulitan dengan konsep tertentu lebih banyak kesempatan untuk meningkatkan kemampuan mereka di bidang tersebut—sehingga ketika mereka kembali ke kelas minggu depan atau bulan depan setelah menyelesaikan tugas mereka dengan sukses tanpa banyak kesulitan (atau tanpa kesulitan sama sekali), mereka sudah memiliki banyak pengalaman "latihan" untuk meraih kesuksesan!
Mempersiapkan Anak-Anak untuk Sekolah Menengah Atas dan Perguruan Tinggi.
Pekerjaan rumah membantu anak-anak mempelajari nilai kerja dan tanggung jawab. Misalnya, jika Anda meminta anak Anda untuk menyelesaikan tugas rumah sebelum bermain video game atau menonton TV, dia akan mengerti bahwa penting baginya untuk menyelesaikan tugasnya terlebih dahulu. Ini akan membantunya tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan mampu mengatur waktunya dengan baik.
Selain itu, pekerjaan rumah memungkinkan anak-anak untuk berlatih bekerja sama dengan orang lain sehingga mereka siap untuk proyek kelompok di sekolah menengah dan perguruan tinggi. Jika dia tahu cara bekerja sama dengan baik sekarang, akan lebih mudah baginya ketika dia mulai mengambil mata pelajaran tingkat lanjut di sekolah nanti!
Membantu anak belajar bekerja secara mandiri.
Pekerjaan rumah membantu anak belajar bekerja secara mandiri. Hal ini memungkinkan anak untuk belajar bagaimana mengatur waktunya, merencanakan waktunya, dan mengelola waktunya agar dapat menyelesaikan tugas tepat waktu.
Dengan melakukan hal ini, akan mempermudah pengembangan disiplin diri, yang merupakan keterampilan hidup penting yang dapat dibawa anak-anak hingga dewasa dan seterusnya.
Membantu meningkatkan keterampilan manajemen waktu.
Pekerjaan rumah juga sangat penting untuk membantu anak-anak belajar mengatur waktu mereka. Anak-anak yang memiliki banyak pekerjaan rumah mungkin tidak dapat menyelesaikan semuanya jika mereka tidak merencanakan dan mengatur diri mereka sendiri. Sangat penting bagi anak-anak untuk belajar bagaimana memprioritaskan tugas, terutama hal-hal yang lebih mendesak atau penting daripada yang lain. Salah satu cara agar hal ini dapat terjadi adalah dengan memiliki kalender atau perencana yang mencantumkan semua kegiatan harian mereka sehingga mereka dapat melihat apa yang perlu dilakukan terlebih dahulu dan mana yang dapat menunggu hingga nanti di hari, minggu, bulan, atau tahun (jika memang perlu).
Mendorong komunikasi antara orang tua dan anak.
Pekerjaan rumah juga mendorong komunikasi antara orang tua dan anak. Bertanya tentang hari seseorang adalah cara yang bagus untuk mengenal mereka lebih baik, dan ini bisa menjadi titik awal yang baik dengan anak Anda. Anda harus bertanya kepada mereka tentang pekerjaan rumah mereka, serta hal-hal lain yang terjadi di sekolah atau di rumah. Anda juga dapat berbicara tentang mata pelajaran apa yang mereka ambil dan bagaimana perasaan mereka tentang mata pelajaran tersebut, apakah mereka memiliki teman di kelas tersebut, dan sebagainya.
Mendorong rasa tanggung jawab.
Pekerjaan rumah itu penting karena membantu anak-anak mengembangkan rasa tanggung jawab. Ketika Anda memberi anak Anda pekerjaan rumah, Anda mengajarkan mereka bahwa mereka harus melakukan hal-hal tertentu untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan dalam hidup. Dengan memberi anak Anda tugas pekerjaan rumah dan kemudian membuat mereka bertanggung jawab atas tugas-tugas tersebut, Anda mengajarkan mereka cara mengatur waktu, tanggung jawab, dan kehidupan mereka sendiri dengan memastikan bahwa semuanya selesai tepat waktu.
- Membantu Mengerjakan PR: Orang tua dapat membantu anak-anak mereka dalam proses mengerjakan pekerjaan rumah dengan memberikan dukungan saat dibutuhkan. Misalnya, jika seorang anak kesulitan belajar membaca atau mengerjakan soal matematika di kelas di sekolah, maka orang tua harus duduk bersama anak mereka dan mengulang keterampilan tersebut bersama-sama sampai anak tersebut cukup memahaminya sehingga ia tidak lagi membutuhkan bantuan dari orang tuanya (kecuali mungkin selama periode pengulangan materi).
- Mendapatkan Bantuan Mengerjakan PR: Seringkali orang tidak mengerti mengapa mereka membutuhkan informasi lebih lanjut, tetapi ini adalah sesuatu yang harus dipahami sebelum hal lain terjadi antara dua orang yang mungkin belum saling mengenal meskipun memiliki minat yang serupa.”
Pekerjaan rumah bukan hanya tentang mempelajari hal-hal baru atau menyelesaikan tugas, tetapi juga mengajarkan keterampilan hidup dan meningkatkan kepercayaan diri anak Anda.
Pekerjaan rumah bukan hanya tentang mempelajari hal-hal baru atau menyelesaikan tugas, tetapi juga mengajarkan keterampilan hidup dan meningkatkan kepercayaan diri anak Anda.
- Manajemen waktu: Pekerjaan rumah membantu anak Anda memahami bahwa mereka memiliki sejumlah waktu tertentu untuk menyelesaikan tugas yang diberikan. Jika mereka ingin menyelesaikannya dalam sekali duduk, mereka perlu mulai mengerjakannya segera; jika tidak, mereka harus membagi pekerjaan mereka sepanjang minggu. Ini berarti bahwa setelah sekolah akan ada "waktu luang" bagi mereka untuk bersantai atau bermain dengan teman-teman sebelum mulai mengerjakan pekerjaan rumah.
- Disiplin diri: Anak Anda belajar betapa pentingnya bagi dirinya sendiri untuk tetap fokus selama waktu mengerjakan pekerjaan rumah agar tidak membuang waktu lebih dari yang diperlukan untuk suatu tugas (atau menghindari teguran dari orang tua).
- Kepercayaan diri: Anak Anda mendapatkan umpan balik positif dari guru yang terkesan dengan etos kerja dan kedewasaannya saat menyelesaikan tugas di sekolah atau di rumah tanpa bantuan orang lain seperti orang tua atau saudara kandung — pujian ini meningkatkan tingkat kepercayaan dirinya!
Kesimpulan
Pekerjaan rumah merupakan bagian integral dari pendidikan anak dan memberi mereka keterampilan berharga yang dapat mereka gunakan dalam kehidupan mereka. Mungkin bukan hal yang paling menyenangkan untuk dilakukan, tetapi akan membantu anak Anda dalam jangka panjang.